|
Selamat Datang, Register | Login
Home » Olahraga » Aji Santosa Bangun SSB Di Kota Malang

Aji Santosa Bangun SSB Di Kota Malang

Kamis, 5 September 2013 15:35:29  •  Oleh : redaksi  •    Dibaca : 275
Aji Santosa Bangun SSB Di Kota Malang

SEBAGAI salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia sepakbola nasional Kota Malang akan segera mempunyai Sekolah Sepakbola (SSB). SSB tersebut bernama Aji Santoso International Football Academy (ASIFA), dan SSB ini terlahir dari ide Aji Santoso yang juga pelatih sepakbola profesional di nusantara ini.

SSB ASIFA ini merupakan hasil kerjasama dengan Pemkot Malang, yang berlokasi di lapangan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru. Sabtu (31/8), lalu telah dilakukan peletakkan batu pertama yang merupakan tanda akan dimulainya pembangunannya oleh Walikota Malang, Drs Peni Suparto MAP. 

Dalam sambutannya, Peni menyampaikan, sepakbola merupakan olahraga rakyat yang digemari di seluruh dunia. Dia mencontohkan di Malang  ada 3 tim sepakbola profesional, yaitu Persema dan Arema dua tim. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Malang merupakan orang-orang yang gila bola. “Dengan berdirinya ASIFA kami menyambut baik dan akan selalu memberikan kemudahan-kemudahan,” sambung Peni.

“Saya banyak belajar dari negara luar tentang sepakbola yang selalu memberikan fasilitas sepenuhnya pada berbagai fasilitas, sehingga sepakbolanya maju dan berkembang. Kami ingin Malang bisa seperti negara luar dalam mengembangkan dunia sepakbola ini. Sedangkan terkait lapangan yang digunakan ASIFA, karena lahannya fasilitas negara, dalam penggunaanya harus sesuai aturan, yaitu misalnya tetap membayar pajak,” imbuh Peni.

Sementara itu, Aji Santoso mengatakan semua ini merupakan bentuk riil kepedulian ASIFA dan Pemkot Malang untuk pembinaan sepakbola usia dini. Yang perlu diingat, kata dia, jika ingin berprestasi dalam dunia sepakbola, maka tahapan-tahapannya tidak boleh dilewati, seperti halnya pembinaandi jajaran paling bawah/ sejak dini. “Itu sudah menjadi reset dan para pelatih sepakbola internasional menerapkan aturan seperti itu,” paparnya.

Jika senior ingin berprestasi, lanjut pria berkacamata itu, maka bangunlah di tingkat junior. Dan ASIFA ini sepertinya termasuk SSB satu-satunya di Indonesia yang berstandart internasional. “Walikota Malang sangat mencintai olahraga, khususnya sepakbola. Oleh sebab itulah beliau memberi kemudahan kepada kami untuk menggunakan aset pemkot. Kami sangat berterima kasih kepada pak walikota atas semua ini, dan pihak terkait lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” tambahnya.

Ukuran dan kelas di ASIFA, terang pria berkacamata itu, sekelas internasional, dan rumputnya juga standart FiFA. Nantinya akan ada gedung 3 lantai di ASIFA ini dengan berbagai fasilitas, seperti restoran, ruang pelatih, fitnes, sekolah dan lain-lain. “Kami berharap adanya ASIFA ini bisa berdampak positif bagi dunia sepakbola kita di level lokal, nasional dan internasional. “Program pembelajaran ini merupakan investasi jangka panjang,” jelasnya.

Namun yang jelas lanjut dia, tujuan dibangunnya sekolah sepakbola ini bukan membentuk satu tim yang bisa meraih juara di level junior, tapi membentuk generasi muda bertalenta untuk mensupport pemain sepakbola profesional. Semoga ini bisa menjadi kebanggaan warga Malang dan sekitarnya. ‘’Masuknya dengan seleksi yang ketat, karena ini sekolah unggulan. Kami akan mencari dan melahirkan pemain sepakbola yang handal, dan akan tetap menjaga kualitas. Anak yang tidak bisa sepakbola tidak akan masuk di ASIFA,” tegas Aji.

Lebih jauh Aji me­nyampaikan, bahwa anak usia 12-20 tahun yang ada di Indonesia bisa mendaftar dan mempunyai peluang yang sama untuk menjadi siswa di ASIFA. “Kami akan benar-benar profesional dalam rekruitmen/penerimaan siswa dan hal-hal lain di ASIFA. Tidak ada istilah titipan, dan kalau tidak mempunyai talenta/potensi baik, maka tidak akan diterima. Bagi para orang tua, yang anaknya diterima di ASIFA tidak usah khawatir, karena semua fasilitas ada disini,” tegasnya.

Terpisah, pelatih Arema Cronous, Rahmad Dharmawan menyambut baik dan mengapresiasi positif adanya ASIFA ini. Menurutnya, SSB ini merupakan sebuah inspirasi yang harus mendapat dukungan dari semua pihak. “Dengan infrastruktur yang memadai, saya rasa hal ini sangat luar biasa. PSSI butuh banyak pemain sepakbola berkualitas, dan ASIFA saya harap bisa berperan besar dalam hal ini,” urai pria yang akrab disapa coach RD itu.asa-KP

Baca "Olahraga" Lainnya

Komentar Anda